liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Ilmuwan Temukan Panel Surya Baru, Setipis Rambut Berkapasitas 18 Kali Lebih Besar

Ilmuwan Temukan Panel Surya Baru, Setipis Rambut Berkapasitas 18 Kali Lebih Besar

Memuat…

Peneliti Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah menciptakan panel surya dengan kapasitas 18 kali lebih besar per kilogram dan lebih tipis dari rambut manusia. Foto/fossbait

WASHINGTON – Peneliti Massachusetts Institute of Technology (MIT) dibuat panel surya dengan kapasitas 18 kali lebih besar per kilogram dan lebih tipis dari rambut laki-laki. Dibandingkan dengan panel surya berbasis kaca dan silikon saat ini, sel surya ini beratnya seperseratus dari berat fotovoltaik tradisional.

Dikutip dari situs natureworldnews, Selasa (27/12/2022), para ilmuwan membuat panel surya ini dari lapisan parylene setebal beberapa mikrometer yang diaplikasikan pada lembaran plastik. Parylene adalah nama umum untuk Poly-para-xylyneles yang memiliki insulasi listrik yang baik, ketahanan korosi kimia dan ketahanan kelembaban yang baik.

Selain itu, para peneliti menggunakan tinta yang dapat dicetak menggunakan berbagai bahan untuk menyimpan berbagai lapisan sel surya. Dibutuhkan hingga tiga mikrometer untuk menutupi seluruh struktur sel surya.

Baca juga; China Sulap Gurun Jadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar Seluas 43.000 Km

Lapisan konversi cahaya-ke-listrik aktif terdiri dari semikonduktor organik, dan elektroda transparan terdiri dari kawat nano perak dan polimer konduktif. Dia kemudian mengoleskan lapisan tipis lem ke tepi sel surya yang sudah jadi dan berhasil menghubungkannya dengan arus listrik dalam bahan kain yang tipis dan tahan lama.

Menurut Vladimir Bulovic, profesor teknik elektro dan ilmu komputer MIT, modul kain memiliki berat 0,1 kilogram per meter persegi dan memiliki kapasitas energi 370 watt per kilogram. Meskipun pada skala lab ukurannya sekitar 10 x 10 sentimeter, Bulovic mengklaim semuanya dapat ditingkatkan ke ukuran sebenarnya tanpa masalah.

Sebagai perbandingan, modul surya film tipis berbahan kadmium-tellurida yang diletakkan di atas substrat kaca memiliki kerapatan daya 13 W/kg dan berat 14 kg/m2. Sementara itu, panel surya silikon komersial perumahan memiliki kerapatan daya 20 W/kg dan berat yang sama sekitar 10,7 kg/m2.

Agar dapat digunakan di dunia nyata, sel surya setipis kertas harus stabil. Para ilmuwan bermaksud untuk melakukan pengujian yang lebih menyeluruh dan membuat lapisan enkapsulasi tipis yang tahan cuaca untuk melindungi sel surya selama bertahun-tahun yang akan datang.

Baca juga; Elon Musk: Sel Surya Bisa Memenuhi Kebutuhan Listrik Dunia

Bulovic mengklaim bahwa, tanpa kemasan, sel-sel tersebut akan bertahan satu atau dua tahun. Namun, kemasan dapat memperpanjang umurnya selama lima hingga sepuluh tahun.

Bulovic membayangkan suatu hari ketika panel surya seukuran karpet seukuran atap dapat dengan mudah dibeli dan digunakan. Penelitian yang dipresentasikan oleh Bulovic dan rekannya tentang sel surya ultrathin ini dipublikasikan di jurnal Small Methods.

Menurut IEEE Spectrum, Bulovic telah mendirikan tiga bisnis, termasuk produsen sel surya transparan Ubiquitous Energy dan perusahaan elektronik quantum-dot QD Vision, yang dibeli oleh Samsung. Melalui startup yang baru didirikan bernama Active Surfaces, dia bertujuan untuk mengembangkan dan mengkomersialkan sel surya ultra tipis baru lebih lanjut.

(jaring)