liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Wapres Ma'ruf Amin Yakin Program TEKAD Mampu Tekan Prevalensi Stunting di Indonesia Timur

Wapres Ma’ruf Amin Yakin Program TEKAD Mampu Tekan Prevalensi Stunting di Indonesia Timur

memuat…

Wakil Presiden Maruf Amin pada acara Penguatan, Pembangunan dan Pemberdayaan Pedesaan untuk Indonesia Bebas dari Ketergantungan dan Kemiskinan Ekstrim di Ternate, Jumat (12/5/2023) Foto: SINDOnews/Doc

TERNATE Wakil Presiden (Wakil Presiden) Ma’ruf Amin yakin program Transformasi Ekonomi Desa Terpadu (TEKAD) mampu menekan prevalensi stunting di wilayah Indonesia Timur.

Melalui program ini masyarakat desa diberikan pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan berbagai jenis usaha ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian dalam memenuhi kebutuhannya secara mandiri.

Wapres mengatakan kemiskinan dan kemiskinan merupakan masalah serius yang memerlukan upaya bersama dari berbagai pihak. Karena itu, dia menginstruksikan semua pihak untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor lain dalam merancang dan melaksanakan program yang tepat sasaran.

“Saya minta semua pihak benar-benar serius dalam memperkuat koordinasi lintas lembaga dan mengintensifkan kegiatan intervensi untuk pengentasan kemiskinan dan pengendalian stunting di berbagai sektor,” ujar Wakil Presiden Bidang Penguatan, Pengembangan dan Pemberdayaan Desa untuk Indonesia Bebas Stunting tersebut. dan Kemiskinan Ekstrim di Ternate, Jumat (12/5/2023).

Menurut Wapres, program-program yang terintegrasi dan berbasis pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi desa sangat efektif dalam mengurangi angka kemiskinan dan membantu masyarakat.

Sebagai negara kepulauan, Maluku Utara memiliki sumber daya yang melimpah. Potensi ini jika dimanfaatkan dengan baik dapat memberikan nilai tambah yang besar bagi perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Maluku Utara memiliki berbagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan. Sumber daya perikanan, hasil hutan, pertanian berbasis pulau, jika diolah dengan baik akan memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan di daerah terpencil,” ujarnya.

Wapres menekankan bahwa pemberdayaan ekonomi lokal dapat membantu mengurangi kemiskinan dan stunting. Dengan meningkatkan pendapatan mereka, masyarakat pedesaan dapat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dengan akses yang lebih baik terhadap makanan yang sehat dan bergizi.