liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Ya Ampun, Kelompok Taliban Beli Centang Biru Twitter

Ya Ampun, Kelompok Taliban Beli Centang Biru Twitter

Memuat…

Taliban memanfaatkan fitur baru Twitter untuk mendapatkan centang biru. Foto: Reuters

JAKARTA – Tak hanya artis atau pejabat ternama, pihak Taliban juga memanfaatkan layanan verifikasi berbayar yang ditawarkan Elon Musk untuk membuat akun mereka memiliki blue tick badge.

Dihimpun dari Metro, Rabu (18/1), setidaknya ada dua pejabat dari kelompok kontroversial itu yang telah membayar USD 8 atau setara Rp 120 ribu untuk tanda verifikasi baru di rekeningnya.

Mereka adalah kepala departemen Taliban untuk “akses informasi”, Hedayatullah Hedayat dan kepala pemantauan media di Kementerian Informasi dan Kebudayaan Afghanistan, Abdul Haq Hammad.

Selain pejabat yang menggunakan layanan berlangganan media sosial berlogo burung, empat pendukung Taliban terkemuka di Afghanistan ditemukan memiliki tanda centang biru.

Salah satunya adalah Muhammad Jalal, yang sebelumnya diidentifikasi sebagai perwira Taliban. Setelah mendapat centang biru, ia pun memuji pemilik baru Twitter yang menyatakan bahwa Elon Musk membuat Twitter kembali sukses.

Namun, hingga Selasa lalu, kedua akun tersebut tidak lagi memiliki tanda centang biru. Penghapusan bendera verifikasi tampaknya mengikuti kemarahan pengguna terhadap pemerintah Islam garis keras Afghanistan.

BACA JUGA: Twitter Melelang 1.000 Barang dari Kantor Pusat di San Francisco

Pada November 2022, Elon Musk mengumumkan langganan Twitter Blue yang menyertakan fitur autentikasi.

Fitur tersebut akhirnya diluncurkan pada bulan Desember dengan menawarkan manfaat “peringkat prioritas dalam pencarian, penyebutan, dan balasan” untuk membantu memerangi spam dan bot.

(dan)